SUARAMASA.ID – Harga emas di sejumlah daerah di Provinsi Aceh pada Kamis (16/7/2026) menunjukkan pergerakan yang berbeda-beda. Sebagian pedagang mempertahankan harga, sementara beberapa toko menyesuaikan harga mengikuti pelemahan pasar emas nasional.

Perubahan tersebut terjadi setelah harga emas batangan di tingkat nasional kembali terkoreksi tipis. Penurunan harga Antam, Galeri24, dan UBS turut memengaruhi aktivitas perdagangan emas di pasar tradisional Aceh. Meski demikian, tidak semua daerah langsung mengikuti pergerakan tersebut karena setiap pedagang memiliki kebijakan harga masing-masing.

Banda Aceh Catat Pergerakan Paling Dinamis

Pasar emas di Banda Aceh menjadi wilayah dengan perubahan harga paling aktif dibanding daerah lainnya.

Beberapa toko menaikkan harga jual emas perhiasan, sedangkan toko lain memilih mempertahankan harga atau menurunkannya dalam jumlah terbatas. Akibatnya, harga emas per mayam di Banda Aceh hari ini berada pada kisaran Rp7.465.000 hingga Rp7.580.000.

Untuk emas batangan lokal, pedagang menawarkan harga sekitar Rp2.275.000–Rp2.280.000 per gram. Sementara emas Logam Mulia (LM) dijual mulai Rp2.300.000 hingga Rp2.355.000 per gram, tergantung jenis dan ketersediaan stok.

Aceh Timur Pertahankan Harga

Pedagang emas di Kabupaten Aceh Timur belum melakukan perubahan harga.

Emas murni 99 persen masih dijual sekitar Rp8.000.000 per mayam, sedangkan emas London bertahan di kisaran Rp7.700.000 per mayam. Stabilnya harga menunjukkan permintaan dan pasokan masih berada pada kondisi yang seimbang.

Takengon Masih Stabil

Aktivitas perdagangan emas di Kabupaten Aceh Tengah juga belum menunjukkan perubahan berarti.

Pedagang di kawasan Takengon tetap mempertahankan harga emas London sekitar Rp2.180.000 per gram. Kondisi ini mencerminkan pasar lokal yang masih relatif tenang.

Langsa Belum Mengubah Harga

Pedagang emas di Kota Langsa masih mempertahankan harga jual seperti hari sebelumnya.

Emas perhiasan kadar 99,5 persen dijual sekitar Rp8.000.000 per mayam, sedangkan emas kadar 97 persen dipasarkan pada kisaran Rp7.750.000 per mayam. Harga tersebut belum termasuk biaya pembuatan perhiasan.

Abdya Turunkan Harga Antam

Berbeda dengan emas perhiasan yang masih stabil, pedagang di Kabupaten Aceh Barat Daya menurunkan harga emas Antam.

Harga emas Antam kini berada di kisaran Rp2.640.000 per gram, turun sekitar Rp10.000 dibanding perdagangan sebelumnya. Sementara itu, emas murni tetap bertahan pada kisaran Rp7.800.000 per mayam, sedangkan emas London berada di angka Rp7.600.000 per mayam.

Lhokseumawe Tetap Bertahan

Pedagang emas di Kota Lhokseumawe juga belum mengubah harga jual.

Emas murni dipasarkan sekitar Rp7.056.000 per mayam, sedangkan emas London dijual sekitar Rp6.556.000 per mayam. Dalam beberapa hari terakhir, aktivitas penjualan masyarakat masih lebih tinggi dibanding pembelian.

Harga Emas Nasional Ikut Terkoreksi

Di tingkat nasional, harga emas batangan juga mengalami penurunan tipis.

Berdasarkan informasi resmi Logam Mulia ANTAM, harga emas 24 karat pecahan satu gram turun menjadi sekitar Rp2.633.000 per gram, sedangkan harga buyback berada di kisaran Rp2.380.000 per gram.

Sementara itu, Galeri24 Pegadaian dan UBS juga menyesuaikan harga jual emas mereka dengan penurunan sekitar Rp5.000 per gram mengikuti pergerakan pasar logam mulia nasional.

Investor Disarankan Memantau Pergerakan Harga

Pengamat pasar menilai fluktuasi harga emas masih dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia, nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat, serta permintaan investor.

Masyarakat yang berencana membeli atau menjual emas sebaiknya membandingkan harga di beberapa toko emas maupun mengacu pada harga resmi Logam Mulia ANTAM dan Galeri24 Pegadaian sebelum melakukan transaksi agar memperoleh harga terbaik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *