ACEH UTARA – Ketua Tanfidziyah Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Aceh Utara, Abon Buni, mengajak para geuchik dalam Kecamatan Paya Bakong untuk bergabung dan berperan aktif dalam kegiatan Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) yang akan dilaksanakan di Dayah Ashhabul Yamin, Gampong Tumpok Mesjid, Kecamatan Paya Bakong.
Ajakan tersebut disampaikan dalam pertemuan yang dihadiri sejumlah geuchik dan tokoh masyarakat. Kegiatan itu menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah di tengah masyarakat, khususnya di wilayah pedesaan.
Abon Buni menegaskan bahwa Nahdlatul Ulama sejak awal berdirinya memiliki komitmen kuat dalam menjaga dan mengembangkan ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah. Menurutnya, penguatan pemahaman keagamaan yang sesuai dengan tuntunan ulama menjadi kebutuhan penting di tengah perkembangan berbagai pemikiran keagamaan yang terus berkembang di masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa dalam beberapa tahun terakhir berbagai paham dan pemikiran baru mulai masuk hingga ke tingkat pedesaan. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu disikapi dengan memperkuat pemahaman keagamaan masyarakat melalui jalur pendidikan, dakwah, dan organisasi yang memiliki sanad keilmuan yang jelas.
“NU hadir untuk menjaga dan memperkuat pemahaman Ahlussunnah wal Jamaah. Karena itu kami mengajak para geuchik agar bersama-sama mengambil peran dalam membangun benteng keagamaan yang kuat di tengah masyarakat,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Abon Buni juga menyampaikan bahwa Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) akan dilaksanakan pada 3 hingga 5 Juli 2026 di Dayah Ashhabul Yamin. Kegiatan kaderisasi ini merupakan program resmi NU yang bertujuan membentuk kader-kader penggerak yang memahami nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dan siap mengabdi di tengah masyarakat.
Ajakan tersebut mendapat sambutan positif dari para geuchik yang hadir. Setelah mendengarkan pemaparan mengenai pentingnya kaderisasi dan penguatan Ahlussunnah wal Jamaah, seluruh geuchik yang hadir langsung menyatakan kesediaannya untuk mendaftarkan diri sebagai peserta PD-PKPNU yang akan dilaksanakan pada awal Juli mendatang.
🎥 Saksikan suasana rapat dan kebersamaan para geuchik Kecamatan Paya Bakong dalam video berikut:
👉 Suasana Pertemuan Geuchik Paya Bakong Bersama Abon Buni
Pertemuan yang berlangsung di lingkungan Dayah Ashhabul Yamin tersebut juga membahas berbagai persoalan kemasyarakatan yang dihadapi masyarakat ke depan. Para geuchik berdiskusi mengenai pentingnya sinergi antara ulama, pemerintah gampong, dan masyarakat dalam menjaga kehidupan sosial dan keagamaan yang harmonis.
Menurut Abon Buni, geuchik memiliki posisi strategis sebagai pemimpin masyarakat di tingkat gampong. Oleh karena itu, keterlibatan para geuchik dalam organisasi yang memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah dinilai dapat memberikan dampak positif dalam menjaga stabilitas kehidupan beragama di tengah masyarakat.
Ia berharap kehadiran para geuchik dalam kegiatan PD-PKPNU nantinya tidak hanya menjadi bentuk partisipasi organisasi semata, tetapi juga menjadi langkah bersama dalam memperkuat fondasi keagamaan masyarakat Aceh Utara.
Menurutnya, masyarakat membutuhkan bimbingan dan pemahaman keagamaan yang benar agar tidak mudah terpengaruh oleh ajaran yang tidak sesuai dengan tradisi keilmuan ulama yang selama ini berkembang di Aceh.
Ia berharap kebersamaan antara ulama, pemerintah gampong, dan masyarakat dapat menjadi benteng yang kokoh dalam menjaga akidah dan persatuan umat. Dengan demikian, masyarakat Paya Bakong khususnya dan Aceh Utara pada umumnya dapat terus memperkuat ajaran Islam Ahlussunnah wal Jamaah yang telah diwariskan para ulama.
Abon Buni juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga ukhuwah, menghormati para ulama, serta memperkuat pendidikan keagamaan di lingkungan masing-masing. Menurutnya, persatuan antara ulama, umara, dan masyarakat merupakan modal penting dalam menjaga generasi mendatang agar tetap berpegang teguh pada ajaran Islam yang benar dan tradisi keilmuan yang telah diwariskan dari generasi ke generasi.
Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan antara para geuchik dan ulama dalam membangun masa depan masyarakat yang lebih baik, baik dari sisi sosial, pendidikan maupun keagamaan. Diharapkan, lahirnya kader-kader baru melalui PD-PKPNU dapat semakin memperkuat peran Nahdlatul Ulama dalam membina masyarakat serta menjaga nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah di Aceh Utara.