Purbaya Yudhi Sadewa genap setahun menjabat Menteri Keuangan pada 8 September 2026. Dalam refleksinya, ia mengaku pekerjaan ini membuatnya pusing hampir setiap hari. Namun, ia tetap menilai hasil kerjanya selama ini cukup baik.

Perjalanan Purbaya Menuju Kursi Menteri Keuangan

Presiden Prabowo Subianto melantik Purbaya sebagai Menteri Keuangan pada 8 September 2025. Ia menggantikan Sri Mulyani Indrawati, yang sebelumnya menjabat cukup lama di posisi tersebut.

Sebelum masuk kabinet, Purbaya memimpin Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS. Pengalaman ini kemudian ia bawa saat menangani kebijakan fiskal negara.

“Pusing Setiap Hari,” tapi Purbaya Klaim Hasilnya Lumayan

Purbaya menggambarkan tahun pertamanya sebagai fase eksperimen. Ia terus mencari kebijakan mana yang benar-benar mendorong pertumbuhan ekonomi, dan mana yang justru menghambat.

Ia mengaku pikirannya nyaris tidak pernah berhenti bekerja selama setahun ini. Meski begitu, Purbaya menyimpulkan bahwa hasil kerjanya sejauh ini “lumayan.”

Target Pertumbuhan Ekonomi ke Depan

Pemerintah menargetkan ekonomi Indonesia tumbuh mendekati 6 persen pada kuartal IV 2026. Selanjutnya, Purbaya berharap angka ini bisa terlampaui pada 2027.

Ia juga menekankan bahwa program-program Presiden Prabowo mulai memberi dampak ekonomi yang nyata. Menurutnya, dampak tersebut akan terasa semakin signifikan ke depan.

Tantangan yang Masih Membayangi

Di sisi lain, dua lembaga pemeringkat kredit dunia mengoreksi pandangan mereka terhadap Indonesia. Moody’s dan Fitch sama-sama menurunkan outlook Indonesia dari Stable menjadi Negative.

Selain itu, Purbaya juga menghadapi tekanan dari luar negeri. Ketegangan geopolitik Amerika Serikat-Iran dan perang dagang Amerika Serikat-China terus membayangi arah kebijakan fiskal Indonesia.

Sinyal Positif dari Pasar Hari Ini

Meski begitu, data pasar hari ini justru menunjukkan sinyal positif. Rupiah menguat 0,31 persen ke level Rp17.577 per dolar AS, sementara IHSG naik 0,22 persen ke 6.700,84.

Cadangan devisa Indonesia pun mencapai 146,5 miliar dolar AS pada akhir Agustus. Menurut analis, sejumlah bandara yang sempat tutup akibat erupsi Gunung Anak Krakatau kini kembali beroperasi. Pembukaan ini turut mendorong pemulihan sektor logistik dan bisnis.

Kebijakan Dana Desa yang Menuai Kritik

Selama menjabat, Purbaya juga menerbitkan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 15 Tahun 2026. Aturan ini mengalokasikan 58 persen Dana Desa untuk membiayai Koperasi Desa atau Kelurahan Merah Putih.

Namun, kebijakan ini menuai kritik dari sejumlah pihak. Mereka menilai alokasi sebesar itu berpotensi melemahkan semangat otonomi desa, sekaligus menghambat rencana pembangunan yang pemerintah desa sudah susun sebelumnya.

Catatan Beragam di Penghujung Tahun Pertama

Secara keseluruhan, tahun pertama Purbaya di Kementerian Keuangan menyisakan catatan yang beragam. Di satu sisi, indikator pasar menunjukkan stabilitas yang menguat. Di sisi lain, penurunan outlook kredit dan kritik terhadap kebijakan Dana Desa masih perlu mendapat perhatian serius ke depan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *