Ilustrasi lulusan SMA Indonesia mendaftar SPMB PKN STAN 2026Ilustrasi SPMB PKN STAN 2026

Kemendikdasmen merevisi jadwal TKA SMA 2026. Perubahan ini muncul setelah evaluasi pelaksanaan tahun 2025. Dalam sebuah webinar, Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Rahmawati kemudian mengumumkan revisi ini.

Oleh karena itu, siswa kelas 12 wajib memperhatikan perubahan ini. Nilai TKA menjadi syarat utama jalur SNBP 2027. Selain itu, beberapa PTN juga mempertimbangkan nilai ini untuk jalur mandiri.

Kenapa Kemendikdasmen Merevisi Jadwal TKA?

Evaluasi tahun 2025 menemukan satu masalah utama: beban kognitif siswa terlalu berat. Tahun lalu, siswa mengerjakan mata pelajaran wajib dan pilihan hanya dalam dua hari. Akibatnya, skema ini membuat siswa kelelahan secara mental.

Oleh sebab itu, Kemendikdasmen menambah durasi pelaksanaan menjadi empat hari. Dengan begitu, setiap hari kini hanya menguji satu mata pelajaran. “Tahun ini untuk mata pelajaran wajib tidak lagi diujikan satu hari, tapi satu hari satu mata pelajaran,” kata Rahmawati.

Jadwal Serempak Tutup Celah Nyontek Antarzona

Perubahan kedua menyasar soal waktu pelaksanaan. Pada 2025, jadwal TKA mengikuti selisih zona waktu Indonesia. Akibatnya, skema ini membuka celah kecurangan — siswa di Waktu Indonesia Timur bisa bertanya jawaban ke teman di Waktu Indonesia Barat yang mengerjakan lebih dulu.

Oleh sebab itu, Kemendikdasmen menutup celah ini pada 2026. Ujian di WIB, WITA, dan WIT kini berlangsung bersamaan. “Tidak ada perbedaan waktu lintas zona, artinya dilakukannya secara serempak antara Indonesia Barat, Indonesia Tengah, dan Indonesia Timur,” jelas Rahmawati.

Jadwal dan Materi TKA SMA 2026

TKA SMA 2026 berlangsung pada 26 Oktober–8 November 2026. Siswa mengerjakan tiga mata pelajaran wajib: Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Mereka juga memilih dua mata pelajaran tambahan sesuai minat.

Format ujian menggunakan sistem berbasis komputer. Selain itu, untuk mata pelajaran Matematika, siswa mengerjakan 25 soal dalam 75 menit.

Jangan Sampai Terlewat, Pendaftaran Tutup 27 September

Siswa dan sekolah harus mendaftar sebelum 27 September 2026. Setelah pendaftaran tutup, Kemendikdasmen melanjutkan tahapan dengan simulasi dan gladi bersih. Selanjutnya, hasil TKA baru keluar pada 23 Desember 2026.

Oleh karena itu, sekolah perlu segera memastikan data siswa lengkap di sistem pendaftaran. Keterlambatan bisa membuat siswa kehilangan kesempatan menggunakan nilai TKA untuk jalur SNBP.

Beda TKA dengan UTBK, Jangan Sampai Tertukar

Banyak siswa masih mengira TKA sama dengan UTBK. Padahal, keduanya sebenarnya berbeda instansi dan tujuan. Kemendikdasmen menyelenggarakan TKA untuk menguji penguasaan mata pelajaran. Sementara itu, SNPMB di bawah Kemendiktisaintek menyelenggarakan UTBK untuk menguji potensi skolastik dan literasi, bukan mata pelajaran.

TKA berlangsung Oktober–November 2026, sementara UTBK baru berlangsung sekitar April 2027. Oleh karena itu, siswa pemburu jalur SNBP wajib mengikuti TKA lebih dulu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *