Lamine Yamal dan Erling Haaland kini menyandang status pemain sepak bola termahal di dunia. Transfermarkt merilis pembaruan valuasi terbaru pada Jumat, 24 Juli 2026. Transfermarkt menaksir kedua pemain sama-sama bernilai 220 juta euro, setara sekitar Rp4,5 triliun.
Angka ini mencatatkan sejarah baru bagi Transfermarkt. Untuk pertama kalinya sejak situs valuasi itu berdiri, nilai pasar seorang pesepak bola menembus 200 juta euro. Baik Yamal maupun Haaland sama-sama naik 20 juta euro ketimbang pembaruan sebelumnya.
Lamine Yamal, Kejutan Terbesar Usai Juara Dunia
Menariknya, sorotan terbesar tertuju kepada Lamine Yamal. Pemain berusia 19 tahun itu menikmati lonjakan nilai usai tampil luar biasa membawa Timnas Spanyol menjuarai Piala Dunia 2026. Meski belum sekonsisten Haaland dari segi statistik gol, publik menilai performanya sepanjang turnamen paling spektakuler ketimbang pemain lain.
Di sisi lain, Erling Haaland tetap mempertahankan posisinya di jajaran elite dunia. Striker asal Norwegia ini sudah teruji dari musim ke musim. Ia rutin mencetak banyak gol setiap musim. Ia juga berulang kali meraih gelar top skor, mulai dari Liga Inggris, Liga Champions, hingga Sepatu Emas Eropa.
Di bawah Yamal dan Haaland, Kylian Mbappe menempati posisi ketiga dengan nilai pasar 200 juta euro. Michael Olise mengekor di posisi keempat dengan valuasi 170 juta euro. Jude Bellingham melengkapi lima besar dengan nilai pasar 160 juta euro.
Efek Piala Dunia Juga Angkat Pau Cubarsi
Pemain muda Barcelona lainnya, Pau Cubarsi, juga merasakan dampak positif Piala Dunia 2026. Bek tengah berusia 19 tahun ini mengalami lonjakan nilai pasar sebesar 20 juta euro hingga menembus 100 juta euro. Penampilan solidnya sepanjang turnamen membuahkan penghargaan Pemain Muda Terbaik.
Dengan demikian, valuasi baru ini menempatkan Cubarsi sejajar dengan William Saliba sebagai bek tengah termahal di dunia. Kini, skuad Barcelona memiliki empat pilar berharga minimal 100 juta euro. Keempat pilar itu meliputi Lamine Yamal, Pedri, Pau Cubarsi, dan Fermin Lopez.
Barcelona Diyakini Sulit Melepas Yamal
Lonjakan valuasi para pemain muda ini semakin mengukuhkan reputasi Barcelona sebagai gudang talenta dunia. Fenomena ini juga menegaskan pola yang sudah lama berlaku di sepak bola. Penampilan gemilang di Piala Dunia hampir selalu mendongkrak nilai jual pemain secara signifikan, seperti yang juga terjadi pada Rodri usai membela Spanyol di Piala Dunia.
Banyak pihak meyakini Barcelona sendiri tidak akan mudah melepas Lamine Yamal, bahkan dengan tawaran senilai 220 juta euro sekalipun. Usianya yang baru 19 tahun membuat banyak orang menilai prospek jangka panjangnya sangat cerah. Kondisi inilah yang membuat valuasinya melesat menyamai rekor milik Haaland.
Pada akhirnya, rekor valuasi Yamal dan Haaland membuktikan betapa besarnya pengaruh Piala Dunia terhadap pasar transfer pemain. Sejumlah bintang lain juga mengalami kenaikan harga berkat penampilan gemilang sepanjang turnamen. Namun, lonjakan yang Yamal alami tetap menjadi yang paling mencolok, karena berhasil memecahkan rekor valuasi tertinggi sepanjang sejarah Transfermarkt.
Penulis: bysuaramasa