ATLANTA – Duel Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026 akan menentukan satu tempat tersisa di partai final. Kedua tim bertemu pada semifinal di Atlanta Stadium, Rabu, 15 Juli 2026 waktu setempat atau Kamis (16/7/2026) dini hari WIB.
Spanyol telah lebih dahulu memastikan tiket ke final setelah menundukkan Prancis 2-0. Kini, Inggris dan Argentina harus mempertaruhkan langkah terakhir mereka untuk merebut kesempatan menghadapi La Roja di partai puncak.
Pertandingan ini membawa cerita besar bagi kedua tim. Argentina datang sebagai juara bertahan, sedangkan Inggris kembali berada di empat besar dengan ambisi mengakhiri penantian panjang terhadap gelar Piala Dunia.
Selain itu, laga tersebut menghadirkan momen khusus bagi Lionel Messi. Untuk pertama kalinya sepanjang kariernya, kapten Argentina itu akan menghadapi Inggris dalam sebuah pertandingan Piala Dunia.
Argentina Datang dengan Status Juara Bertahan
Argentina melangkah ke semifinal dengan membawa pengalaman besar dari perjalanan mereka sebagai juara dunia. Pasukan Lionel Scaloni juga menunjukkan kemampuan bertahan dalam pertandingan-pertandingan yang berjalan ketat.
Pada perempat final, La Albiceleste menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 setelah melalui perpanjangan waktu. Alexis Mac Allister membuka keunggulan sebelum Julian Alvarez dan Lautaro Martinez membantu Argentina memastikan kemenangan.
Lionel Messi kembali menjadi pusat permainan Argentina sepanjang turnamen. Kapten La Albiceleste itu mencatat delapan gol dalam perjalanan menuju semifinal dan terus memberi pengaruh besar dalam serangan.
Namun, Argentina tidak hanya bergantung kepada Messi. Julian Alvarez, Lautaro Martinez, serta para pemain lini tengah memberi Scaloni lebih banyak pilihan ketika tim membutuhkan perubahan permainan.
Di lini belakang, Emiliano Martinez juga memegang peran penting. Pengalamannya menghadapi pertandingan gugur memberi Argentina ketenangan ketika lawan mulai meningkatkan tekanan.
Inggris Tumbuh Melalui Laga-Laga Sulit
Di sisi lain, Inggris juga melewati perjalanan yang tidak mudah menuju semifinal. Three Lions menundukkan Norwegia 2-1 pada perempat final setelah kembali menghadapi pertandingan dengan tekanan tinggi.
Jude Bellingham menjadi sosok penting dalam kemenangan tersebut. Dua golnya membantu Inggris membalikkan keadaan sekaligus memastikan satu tempat di empat besar.
Thomas Tuchel memiliki sederet pemain yang mampu menentukan pertandingan. Harry Kane tetap menjadi ancaman di lini depan, sementara Bellingham memberi energi dan kemampuan mencetak gol dari lini kedua.
Meski demikian, Tuchel masih menuntut peningkatan dari timnya. Inggris beberapa kali harus bekerja keras untuk mengendalikan permainan dan belum selalu tampil dominan sepanjang fase gugur.
Situasi tersebut dapat menjadi perhatian besar ketika menghadapi Argentina. Kesalahan kecil di lini tengah atau pertahanan berpotensi memberi ruang kepada Messi dan para penyerang La Albiceleste.
Messi Hadapi Inggris untuk Pertama Kali
Pertemuan Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026 juga membuka babak baru dalam perjalanan Lionel Messi.
Meski telah menjalani karier panjang dan meraih berbagai gelar besar, Messi belum pernah menghadapi Inggris dalam pertandingan Piala Dunia. Semifinal di Atlanta akhirnya mempertemukan sang kapten Argentina dengan Three Lions.
Fakta tersebut menambah daya tarik pertandingan. Rivalitas Inggris dan Argentina memiliki sejarah panjang di Piala Dunia, sementara kehadiran Messi membawa cerita baru dalam pertemuan kedua negara.
Inggris sedikit unggul dalam catatan pertemuan Piala Dunia antara kedua tim. Namun, sejarah tidak akan memberi jaminan ketika mereka kembali bertemu di semifinal.
Argentina membawa generasi yang telah merasakan gelar juara dunia. Sebaliknya, Inggris datang dengan kelompok pemain yang ingin menulis sejarah baru bagi Three Lions.
Adu Kekuatan Lini Tengah Bisa Menentukan Laga
Pertarungan lini tengah berpotensi menjadi kunci dalam pertandingan ini. Kedua tim memiliki pemain yang mampu mengontrol tempo sekaligus menciptakan peluang dari area tersebut.
Argentina dapat mengandalkan Mac Allister dan rekan-rekannya untuk menghubungkan permainan menuju Messi. La Albiceleste biasanya berusaha menjaga ketenangan ketika menguasai bola sebelum mencari celah di pertahanan lawan.
Sementara itu, Inggris membutuhkan Bellingham untuk memberi tekanan dan membawa bola menuju wilayah pertahanan Argentina. Kemampuannya melakukan pergerakan dari lini kedua dapat membuka ruang bagi Harry Kane.
Three Lions juga harus menjaga jarak antarlini. Jika memberi ruang terlalu besar, Argentina dapat menggunakan Messi untuk mengirim bola kepada Alvarez atau pemain lain yang bergerak di belakang pertahanan.
Sebaliknya, Argentina tidak boleh membiarkan Inggris membangun momentum. Kecepatan serangan Three Lions dapat menghadirkan ancaman ketika La Albiceleste kehilangan bola di area tengah.
Prediksi Inggris vs Argentina Piala Dunia 2026
Melihat perjalanan kedua tim, duel ini berpotensi berlangsung ketat. Inggris memiliki kekuatan fisik, kualitas individu, dan kemampuan untuk bangkit dalam situasi sulit.
Namun, Argentina membawa pengalaman pertandingan gugur yang lebih matang. Status juara bertahan juga memberi La Albiceleste keyakinan ketika menghadapi tekanan besar.
Messi masih menjadi pembeda utama. Selain mampu mencetak gol, ia dapat menciptakan ruang dan memaksa pertahanan lawan mengubah pola penjagaan.
Inggris tentu memiliki peluang besar. Jika Kane, Bellingham, dan lini tengah Three Lions mampu menekan Argentina sejak awal, pertandingan dapat berubah menjadi duel terbuka.
Meski begitu, Suara Masa menilai Argentina memiliki sedikit keunggulan dalam kemampuan mengelola momen penting.
Prediksi Suara Masa: Inggris 1-2 Argentina.
Argentina diperkirakan akan menghadapi tekanan besar dari Inggris. Namun, pengalaman para pemain La Albiceleste serta ketajaman lini depan dapat menjadi pembeda dalam pertandingan yang berlangsung ketat.
Jika prediksi tersebut terwujud, Argentina akan menghadapi Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Pertemuan itu sekaligus membuka peluang La Albiceleste untuk mempertahankan gelar juara dunia.
Sebaliknya, Inggris datang dengan ambisi besar untuk mematahkan prediksi. Three Lions hanya membutuhkan satu kemenangan lagi untuk mencapai final dan mendekati gelar dunia yang telah lama mereka nantikan.
Atlanta kini menjadi panggung penentuan. Argentina membawa pengalaman sang juara bertahan, sementara Inggris datang dengan generasi yang ingin menciptakan sejarah baru.
