Presiden Prabowo Subianto mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan pada Senin (14/9/2026). Pencopotan ini terjadi hanya beberapa jam setelah Purbaya tampil di depan publik memaparkan kondisi ekonomi nasional. Prabowo langsung melantik Suahasil Nazara, yang sebelumnya menjabat Wakil Menteri Keuangan, sebagai pengganti Purbaya. Pelantikan kilat itu berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta pukul 15.30 WIB.
Pagi Rapat di DPD, Sore Prabowo Ganti Menkeu
Waktunya inilah yang membuat reshuffle terasa ironis. Pada Senin pagi, Purbaya masih mengikuti rapat kerja bersama Komite IV DPD RI di Senayan, Jakarta. Dalam rapat itu, ia meyakinkan publik bahwa perekonomian Indonesia masih baik. Ia menyebut kondisi ini terjaga meski ketidakpastian global membayangi.
“Di tengah ketidakpastian global saat ini, perekonomian Indonesia masih tetap terjaga,” ujar Purbaya. Ia juga menyebut inflasi terkendali dan neraca perdagangan sehat sebagai bukti fondasi ekonomi domestik yang solid.
Belum genap satu hari berselang, kabar pencopotannya justru mencuat. Pelantikan Suahasil Nazara di sore harinya mengonfirmasi kabar tersebut. Purbaya menjabat Menteri Keuangan selama 1 tahun 6 hari. Prabowo melantiknya pada 8 September 2025 untuk menggantikan Sri Mulyani Indrawati.
Belum Ada Penjelasan Resmi dari Istana
Hingga artikel ini terbit, Istana maupun Presiden Prabowo belum menjelaskan secara resmi alasan pencopotan mendadak ini. Publik pun ramai berspekulasi. Sebagian menyorot gaya komunikasi Purbaya yang kerap memicu gesekan. Sebagian lain mengungkit langkahnya merombak ratusan pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan pada Kamis (10/9/2026), hanya beberapa hari sebelum Prabowo mencopotnya.
Pasar Diprediksi Bergejolak
Sejumlah pengamat menilai pergantian menteri keuangan yang tiba-tiba ini berpotensi menekan pasar keuangan dalam jangka pendek. Ibrahim Assuaibi, pengamat ekonomi, mata uang, dan komoditas, memperkirakan tekanan ini bisa berlanjut ke perdagangan Selasa (15/9/2026). Tekanan itu akan menyasar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dan nilai tukar rupiah, meski IHSG pada Senin sempat ditutup relatif stabil.
“Pagi besok kemungkinan besar akan mengalami pelemahan bersamaan dengan mata uang Rupiah,” kata Ibrahim.
Profil Singkat Suahasil Nazara
Suahasil Nazara bukan sosok baru di Kementerian Keuangan. Ia sudah menjabat Wakil Menteri Keuangan sejak era pemerintahan Presiden Joko Widodo. Rekam jejak ini membuat transisi kepemimpinan diharapkan berjalan tanpa banyak hambatan teknis. Sejumlah sumber menyebut Prabowo menitipkan pengelolaan APBN dan keuangan negara secara khusus kepada Suahasil dalam pelantikan itu.
Investor asing maupun domestik kini menunggu sinyal kesinambungan kebijakan fiskal dari menteri keuangan baru ini. Mereka menyoroti terutama soal asumsi fiskal dan pengelolaan anggaran program-program prioritas pemerintah.